Sejarah Awal Munculnya Rokok

Sejarah Awal Munculnya Rokok di Dunia- Hay sobatkumpulan sejarah semua, kali ini saya ingin mengupdate Info sejarah tentang Rokok. Pada zaman sekarang ini para perokok semakin banyak saja jumlahnya, terutama di Indonesia. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan dan harus dapat perhatian lebih dari pemerintah. Sebab bahaya rokok bukan hanya mengintai perokok aktif saja, orang2 yang berada di sekeliling perokok (perokok pasif) juga dapat mengalami akibat buruk dari kebiasaan merokok itu. Apa ada diantara teman-teman yang tahu Sejarah Awal Munculnya Rokok di Dunia? Baiklah pada kesempatan kali ini marilah kita baca dan simak ulasan berikut ini tentang Sejarah Awal Munculnya Rokok di Dunia.

Sejarah Awal Munculnya Rokok di Dunia
Sampai akhir abad ke-15 tidak ada yang tahu tentang tanaman ini kecuali penduduk pribumi Amerika. Penggalian arkeologi telah menunjukkan bahwa 4000 tahun yang lalu, dan mungkin sebelumnya, suku Indian Amerika Utara telah menggunakan tembakau. Dalam peradaban kuno asap tembakau dihubungkan dengan hal-hal medis atau obat-obatan
Kata "tembakau" mungkin berasal dari nama pulau Tobago. Menurut kesaksian pelaut Spanyol, yang tiba bulan Oktober 1942 silam. yang terkenal dengan ekspedisi Columbus saat ini Amerika Tengah. Kata "tobaco" berasal dari penduduk setempat yaitu memutar daun berukuran besar yang dimaksudkan untuk ritual merokok. Columbus disana bertemu dengan orang tua yang sedang merokok atau disebut dengan "Injun", lalu penduduk setempat menawarkan kepada sang kapten kapal, dia tidak bisa menolaknya dan mencoba untuk "merokok" yang digunakan orang-orang Indian, dia tidak hanya mencoba akan tetapi juga menyita daun tembakau yang dimiliki penduduk setempat untuk dibawa pulang. Selanjutnya, orang-orang Spanyol dan Portugis membawa daun dan biji tembakau ke Eropa kemudian orang-orang Eropa juga mulai menanam tembakau tersebut

Duta Besar Perancis di pengadilan Portugis pada tahun 1560 yang bernama Jean Nicot mengirim beberapa tembakau kepada Ratu Catherine de Medici, dia merekomendasikan tembakau sebagai obat untuk migran (sakit kepala sebelah). Setelah cara ini ampuh kemudian menyebarlah ke seluruh Perancis. Dalam kehormatan dari tanaman Nico kemudian menerima nama latin Nicotiana, dan dipisahkan dari itu pada awal abad ke-19 alkaloid - masing-masing, yang menjadi "nikotin".

Sejak paruh kedua dari abad ke 16, tembakau telah cepat semakin populer sebagai tanaman obat, hampir sebagai obat mujarab. Tembakau mendengus, merokok melalui pipa, dikunyah, dicampur dengan berbagai bahan dan digunakan untuk merawat pilek, sakit kepala, sakit gigi, kulit dan penyakit menular. Pada awal abad ke-17 di wilayah Amerika modern, terutama di kolonial Inggris, dan perkebunan tembakau lainnya. Pada tahun 1611, sebuah perkebunan di Virginia Inggris yang dimiliki oleh John Rolf. Benih tembakau ia impor dari Trinidad dan Venezuela, dan teknologi yang dipinjam dari Sir Walter Raleigh. Bahkan 8 tahun kemudian mulai mengekspor tembakau dari Virginia ke Inggris, dan John Rolf secara permanen menetap di Dunia Baru dan bahkan menikahi putri kepala India yang memberikan saran untuk mencoba keberuntungannya di tembakau
Di antara para bangsawan pecinta tembakau antara lain adalah Raja Prusia Frederick I (pada abad ke-18), dimuat dalam halaman germanskom festival merokok, dan putranya, Frederick William I, bahkan mendirikan apa yang disebut "Tembakau Collegium", pada pertemuan yang dikombinasikan dengan yang berbeda-beda, tampaknya, hal-hal seperti argumen tentang urusan publik, percakapan yang sopan dan menyenangkan, disertai oleh pipa rokok. Dari kerajaan Rusia pecinta tembakau pertama kali di Rusia muncul dalam benak Peter I - dan, mungkin lebih daripada siapa pun. Peter I menjadi perokok penuh gairah selama tinggal di Inggris

"Old Joe" (Joe Tua) merupakan merek rokok yang pertama kali muncul didunia dan pertama kali muncul pada perusahaan rokok RJ Reynolds (Richard Joshua Reynolds) pada tahun 1913.

Camel - Salah satu nama merek rokok, yang diakui dunia internasional dan telah menjadi standar kualitas universal. Kronologi industri tembakau Amerika dan sampai hari ini dibagi menjadi dua periode utama yaitu sebelum "Camel" dan setelah "Camel". Pencipta Camel dan kerajaan tembakau adalah RJ Reynolds Tobacco Company (RJR), Richard Joshua Reynolds turun dalam sejarah tidak hanya sebagai seorang pengusaha yang sukses, tetapi juga sebagai pemasar berbakat.

Pada tahun 1920-an iklan rokok Unta mulai bermunculan, dan para wanita menjadi penggemarnya dan sangat menyukai rokok. Sebagian besar disebabkan oleh gaya Unta menjadi simbol sekuler, kehidupan yang indah. Banyak dari mereka yang merokok seperti bintang Hollywood Greta Garbo yang menawan


Sumber : http://www.kumpulansejarah.com/2012/10/sejarah-awal-munculnya-rokok-di-dunia.html

0 komentar:

Sejarah Monumen Gerbong Maut

Gerbong Maut merupakan monumen bersejarah pada jaman penjajahan Belanda. Menurut sejarahnya, sebanyak 51 pejuang tewas dalam gerbong saat pihak Belanda memindahkan 100 tahanan dari Bondowoso ke tahanan Kali Sosok, Surabaya.

Sejarah Monumen Gerbong Maut di Bondowoso
Sejarah Monumen Gerbong Maut di Bondowoso
Alasan pihak Belanda memindakan para tahanan itu dikarenakan ruang tahanan yang telah penuh di Bondowoso, karena itu dipilihlah 100 tahanan secara acak untuk di pindah ke Surabaya, dengan menggunakan kereta api. Keadaan yang panas yang pengap, serta tidak diberinya makanan bagi para tahanan selama 2 hari perjalanan, membuat mereka meninggal sesampainya di Surabaya.

Monumen dibangun untuk memperingati momen bersejarah di tahun 1947 itu, dan berlokasi tepar di jantung kota Bondowoso.

Belanda melakukan penangkapan besar-besaran terhadap TRI, laskar, gerakan bawah tanah dan orang-orang tanpa menghiraukan apakah yang bersangkutan berperan atau tidak dalam kegiatan perjuangan. Sehingga dalam waktu singkat penjara Bondowoso tidak mampu lagi menampung tahanan yang pada waktu itu mencapai 637 orang. Belanda bermaksud memindahkan tahanan yang termasuk pelanggaran berat dari penjara Bondowoso ke penjara Surabaya. Untuk mengangkut para tahanan tersebut digunakan sarana kereta api.

Setiap tahap pengangkutan memuat sebanyak 100 orang. Pemindahan pertama dan kedua berjalan dengan baik karena gerbong yang mengangkut tahanan diberi ventilasi seluas 10-15 cm. Namun saat pemindahan tahap ketiga, gerbong tertutup sangat rapat dan selama perjalanan rakyat tidak boleh mendekati gerbong. Akibatnya, semua tahanan dalam gerbong menderita kelaparan dan kehausan. Pemindahan tahap ketiga inilah Yang Dikenal dengan Sebutan "Gerbong Maut".

Setelah mendapat perintah langsung dari Komandan J Van den Dorpe, Kepala Penjara mengumpulkan semua tahanan yang telah tercatat namanya. Pada Sabtu, 23 November 1947, jam 04.00 WIB, tahanan yang tercatat dibangunkan secara kasar lalu dikumpulkan di depan penjara. Rincian tahanan adalah sebagai berikut: rakyat desa (20 orang), kelaskaran rakyat dan gerakan bawah tanah(30 Orang), anggota TRI (30 orang), dan tahanan rakyat serta polisi (20 orang). Pada jam 05.30 WIB tahanan tiba di Stasiun Kereta Api Bondowoso. Sebanyak 32 orang masuk gerbong pertama yang bernomor GR 5769, 30 orang ke gerbong kedua yang bernomor GR 4416, sisanya berebutan masuk ke gerbong yang terakhir bernomor GR 10152 karena panjang dan masih baru.

Pada jam 07.00 WIB kereta dari Situbondo datang. maka, saat itu juga gerbong digandeng. Menurut Ru Munawar yang masuk gerbong pertama, setelah gerbong dikunci, keadaan menjdi gelap gulita dan udara tersa panas walaupun masih pagi. Jam 07.30 kereta bergerak menuju Surabaya. tepat di Stasiun Taman, mulai terjadi peristiwa memilukan, Kiai Samsuri 50 Tahun, membanting-bantingkan tubuhnya sambil berteriak kepanasan. Jangankan diisi 30 Orang, 10 orang saja sudah terbayang panasnya. gedoran-gedoran para tahanan sudah tidak digubris bahkan dijawab dengan bentakan pedas; Biar kalian mampus semua, hai anjing ekstrim, atau Di sini tidak ada makanan dan air minum, yang ada cuma peluru".

Ketika tiba di Stasiun Kalisat, gerbong tahanan harus menunggu kereta dari banyuwangi. Selama dua jam para tahanan berada dalam terik matahari. Akhirnya pada jam 10.30 WIB kereta baru berangkat dari Jember ke Probolinggo. Setelah meningglkan Jember di siang hari, suasana gerbong bagaikan didalam neraka karena atap dan dinding gerbong terbuat dari plat baja.Banyak terjadi peristiwa diluar batas kemanusiaan, misalnya guna mempertahankan hidup dari kehausan sebagian para tahanan terpaksa meminum air kencing tahanan yang lainnya.

Mendekati Stasiun Jatiroto, Allah SWT menebarkan rahmat-NYA. Hujan yang cukup deras dimanfaatkan para tahanan yang masih hidup untuk meneguk tetes demi tetes air dengan menjilat tetesan air yang berasal dari lubang-lubang kecil.Tidak demikian halnya dengan gerbong ketiga GR10152 karena masih baru, para tahanan tidak mendapatkan tetesan air sedikitpun. Ketika sampai di Surabaya, dalam gerbong ketiga (GR10152) tidak ada satupun yang hidup.

Setelah menempuh perjalanan selama 16 jam, Gerbong Maut sampai di Stasiun Wonokromo. Jam menunjukkan pukul 20.00 WIB. Setelah didata, di gerbong I No. GR 5769 sebanyak 5 sakit keras, 27 orang sehat tapi kondisi lemas lunglai, Gerbong II No. GR.4416 sebanyak 8 orang meninggal, 6 orang sehat, dan di Gerbong III No. GR. 10152 seluruh tawanan sebanyak 38 orang meninggal semua. Para tahanan yang sehat dipaksa menganggkut temannya yang sudah meninngal. Semua jenazah diletakkan secara sejajar. Setelah dievakuasi, lalu diangkut ke truk yang telah disediakan. Jenazah harus diangkut dengan sangat hati-hati sebab kalau tidak maka daging jenazah akan mengelupas akibat kepanasan.

oleh karena itulah dibangun monumen gerbong maut ini untuk memperingati pengorbanan para pejuang pejuang yang Meninggal secara tragis ini karena untuk membela tanah air yang suci ini



0 komentar:

Membuat kalkulator pada ANDROID

kali ini saya hanya ingin menge-share hasil dari percobaan saya,yaitu membuat sebuah Aplikasi kalkulator sederhana pada android,berikut langkah langkahnya :

1 pertama,persiapkan dulu software-nya yaitu,yang paling penting :
   a. Eclipse
   b.ADT (Android Developer Tool)
   c.SDK
   d.JDK
   e. AVD(Android Virtual Device) *tidak terlalu dipakai,hanya untuk menampilkan hasil saja
2.kedua,klik file lalu new -> Android project
3.ketiga,buka layout pada res,dan selanjutnya double klik pada layout itu
4. keempat,klik xml(biasanya bernama activity_main.xml) nya lalu ketikan code berikut :

<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/LinearLayout1"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:orientation="vertical"
    tools:context=".MainActivity" >
 
    <LinearLayout
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content" >
 
        <TextView
            android:id="@+id/textView1"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="angka 1" />
 
        <EditText
            android:id="@+id/idSatu"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:layout_weight="1"
            android:inputType="number" >
 
            <requestFocus />
        </EditText>
    </LinearLayout>
 
    <LinearLayout
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content" >
 
        <TextView
            android:id="@+id/textView2"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="angka 2" />
 
        <EditText
            android:id="@+id/idDua"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:inputType="number" />
    </LinearLayout>
 
    <LinearLayout
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:gravity="center_horizontal" >
 
        <Button
            android:id="@+id/idBtnJumlah"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="+" />
 
        <Button
            android:id="@+id/idBtnKurang"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="-" />
 
        <Button
            android:id="@+id/idBtnBagi"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text=":" />
 
        <Button
            android:id="@+id/idBtnKali"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="x" />
    </LinearLayout>
 
    <LinearLayout
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="wrap_content" >
 
        <TextView
            android:id="@+id/textView3"
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="hasil" />
 
        <EditText
            android:id="@+id/idHasil"
            android:layout_width="match_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:inputType="number" />
    </LinearLayout>
 
</LinearLayout>

5.setelah itu,buka file java-nya,ubah namanya jadi MainActivity,jika belum memiliki nama itu,pada src.

6.selanjutnya,ketikkan script berikut:

package com.kalkulator.app;
 
import android.os.Bundle;
import android.app.Activity;
import android.view.Menu;
import android.view.View;
import android.view.View.OnClickListener;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Toast;
 
public class MainActivity extends Activity implements OnClickListener {
 
 Button bPlus, bMin, bMultiple, bDivide;
 EditText in1, in2, out;
 
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.activity_main);
 
  in1 = (EditText) findViewById(R.id.idSatu);
  in2 = (EditText) findViewById(R.id.idDua);
  out = (EditText) findViewById(R.id.idHasil);
  bPlus = (Button) findViewById(R.id.idBtnJumlah);
  bMin = (Button) findViewById(R.id.idBtnKurang);
  bMultiple = (Button) findViewById(R.id.idBtnKali);
  bDivide = (Button) findViewById(R.id.idBtnBagi);
  bPlus.setOnClickListener(this);
  bMin.setOnClickListener(this);
  bMultiple.setOnClickListener(this);
  bDivide.setOnClickListener(this);
 
 }
 
 @Override
 public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
  // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present.
  getMenuInflater().inflate(R.menu.activity_main, menu);
  return true;
 }
 
 @Override
 public void onClick(View v) {
  // TODO Auto-generated method stub
  switch (v.getId()) {
  case R.id.idBtnJumlah:
   String varangka1 = in1.getText().toString();
   String varangka2 = in2.getText().toString();
   if (!varangka1.equals("") || !varangka2.equals("")) {
    String hsl = penjumlahan(varangka1, varangka2);
    out.setText(hsl);
   } else {
    Toast.makeText(this, "error", Toast.LENGTH_SHORT).show();
   }
   break;
  case R.id.idBtnKurang:
   String a1 = in1.getText().toString();
   String a2 = in2.getText().toString();
   if (!a1.equals("") || !a2.equals("")) {
    String hsl = pengurangan(a1, a2);
    out.setText(hsl);
   } else {
    Toast.makeText(this, "error", Toast.LENGTH_SHORT).show();
   }
 
   break;
  case R.id.idBtnKali:
   String s1 = in1.getText().toString();
   String s2 = in2.getText().toString();
   if (!s1.equals("") || !s2.equals("")) {
    String hsl = perkalian(s1, s2);
    out.setText(hsl);
   } else {
    Toast.makeText(this, "error", Toast.LENGTH_SHORT).show();
   }
 
   break;
  case R.id.idBtnBagi:
   String input1 = in1.getText().toString();
   String input2 = in2.getText().toString();
   if (!input1.equals("") || !input2.equals("")) {
    String hsl = pembagian(input1, input2);
    out.setText(hsl);
   } else {
    Toast.makeText(this, "error", Toast.LENGTH_SHORT).show();
   }
   break;
  }
 
 }
 
 private String penjumlahan(String a, String b) {
  Double d1 = Double.parseDouble(a);
  Double d2 = Double.parseDouble(b);
  Double dHasil = d1 + d2;
  String sHasil = String.valueOf(dHasil);
  return sHasil;
 }
 
 private String pengurangan(String a, String b) {
  Double d1 = Double.parseDouble(a);
  Double d2 = Double.parseDouble(b);
  Double dHasil = d1 - d2;
  String sHasil = String.valueOf(dHasil);
  return sHasil;
 }
 
 private String perkalian(String a, String b) {
  Double d1 = Double.parseDouble(a);
  Double d2 = Double.parseDouble(b);
  Double dHasil = d1 * d2;
  String sHasil = String.valueOf(dHasil);
  return sHasil;
 }
 
 private String pembagian(String a, String b) {
  Double d1 = Double.parseDouble(a);
  Double d2 = Double.parseDouble(b);
  Double dHasil = d1 / d2;
  String sHasil = String.valueOf(dHasil);
  return sHasil;
 }
 
}

nahh setelah selesai,maka run projectnya pada Android Virtual Device,

SEKIAN DULU DARI SAYA : ANDRIANSYAH AAP


0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © 2012 Andriod.